Jaga Kondusivitas Lingkungan Belajar, SMKN 1 Lambu Gencarkan Koordinasi Rutin Bersama TNI dan Polri
Jaga Kondusivitas Lingkungan Belajar, SMKN 1 Lambu Gencarkan Koordinasi Rutin Bersama TNI dan Polri
LAMBU — 21 Juli 2026, Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif terus diperkuat oleh SMKN 1 Lambu. Pada Selasa (21/7/2026), jajaran pimpinan sekolah bersama aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri kembali menggelar koordinasi rutin guna menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Pertemuan berkala ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Lambu, para Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), serta personel dari Polsek dan Koramil setempat. Sinergi Mencegah Gangguan Kamtibmas, Koordinasi rutin ini berfokus pada pemetaan potensi gangguan keamanan, penegakan kedisiplinan siswa, hingga pencegahan kenakalan remaja seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan obat-obatan terlarang, serta potensi tawuran. Beberapa langkah strategis yang disepakati dalam koordinasi tersebut antara lain :
• Patroli Terpadu, Pemantauan di area sekitar sekolah pada jam-jam rawan, khususnya saat jam masuk dan kepulangan siswa.
• Pembinaan Karakter, Pelibatan unsur TNI dan Polri secara berkala dalam memberikan edukasi kedisiplinan, hukum, dan wawasan kebangsaan kepada para pelajar.
• Sistem Komunikasi Cepat, Pembentukan alur komunikasi langsung antara pihak sekolah dan aparat keamanan untuk merespons potensi gangguan secara dini.
Pihak sekolah menegaskan bahwa kerja sama yang terjalin erat dengan TNI dan Polri bukan sekadar tindakan represif saat terjadi masalah, melainkan langkah preventif yang diutamakan. "Sinergi antara sekolah, TNI, dan Polri sangat krusial. Kami ingin memastikan anak-anak dapat menuntut ilmu dengan tenang, serta terhindar dari pergaulan negatif di luar lingkungan sekolah," tegas pihak Kepala SMKN 1 Lambu.
Melalui koordinasi yang intensif dan berkesinambungan ini, SMKN 1 Lambu berkomitmen untuk terus menjaga iklim pendidikan yang positif, tertib, dan aman bagi seluruh warga sekolah.






