INOVASI KULINER BERBASIS KEARIFAN LOKAL Siswa APHP SMKN 1 Lambu Sulap Rumput Laut Menjadi Es Krim dan Es Gabus Kekinian
INOVASI KULINER BERBASIS KEARIFAN LOKAL
Siswa APHP SMKN 1 Lambu Sulap Rumput Laut Menjadi Es Krim dan Es Gabus Kekinian
LAMBU, 1 Agustus 2026 – Semangat berinovasi terus ditunjukkan oleh civitas akademika SMKN 1 Lambu. Melalui program Teaching Factory (Tefa), Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHP) kini tengah mengembangkan prototipe produk unggulan terbaru berupa Es Krim Rumput Laut dan Es Gabus Rumput Laut.
Geliat produktif ini dimotori langsung oleh Ketua Jurusan APHP SMKN 1 Lambu, Ibu Sri Asmadar, S.Pi., bersama Team APHP yang berdedikasi dan penuh integritas di jurusannya. Inisiatif ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi lokal rumput laut yang melimpah di wilayah Lambu dan sape, sekaligus mengasah keterampilan entrepreneurship para siswa SMKN 1 Lambu.
Ditemui di ruang praktik, Ibu Sri Asmadar, S.Pi., menjelaskan bahwa pemilihan rumput laut sebagai bahan utama didasari oleh keinginan untuk menghadirkan camilan sehat yang berbeda dari biasanya.
"Kami ingin menunjukkan bahwa rumput laut tidak hanya bisa diolah menjadi karagenan atau agar-agar saja. Melalui sentuhan inovasi Tefa APHP, rumput laut bisa bertransformasi menjadi hidangan pencuci mulut yang lezat, bernilai gizi tinggi, dan tentunya disukai oleh semua kalangan, khususnya generasi milenial," ujarnya dengan antusias.
Dalam proses pembuatan prototipe ini, para siswa APHP terlihat terlibat aktif mulai dari tahap penyiapan bahan, pencucian rumput laut, proses ekstraksi, pencampuran adonan, hingga proses pembekuan dan pengemasan. Team APHP memastikan setiap tahapan dilakukan sesuai standar sanitasi dan Standard Operating Procedure (SOP) pengolahan pangan yang baik untuk menjamin kualitas dan keamanan produk.
Berdasarkan pantauan media, prototipe Es Krim Rumput Laut yang dihasilkan memiliki tekstur yang lembut dengan rasa yang creamy dan tidak amis. Sementara itu, Es Gabus Rumput Laut menawarkan sensasi kenyal yang unik dan menyegarkan, membawa kembali memori camilan jadul dengan sentuhan modern yang lebih sehat.
Produk inovasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap prototipe saja. Ke depannya, SMKN 1 Lambu berencana untuk memproduksi Es Krim dan Es Gabus Rumput Laut ini secara massal di bawah bendera Tefa APHP, dan memasarkannya ke lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
"Langkah ini sejalan dengan visi SMKN 1 Lambu untuk menjadi sekolah yang menghasilkan lulusan yang kompeten, kreatif, dan mandiri. Tefa APHP hadir sebagai wadah nyata bagi siswa untuk belajar berwirausaha dan menjawab tantangan pasar dengan produk-produk inovatif berbasis potensi daerah," pungkas Ibu Sri Asmadar.
Inovasi dari SMKN 1 Lambu ini tentunya patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus menggali dan mengembangkan potensi lokal demi kemajuan pendidikan vokasi dan ekonomi daerah.




-100x100.jpg)

