Peringati HUT ke-81 RI, SMKN 1 Lambu Gelar Upacara Bendera dengan Khidmat di Sekolah
Peringati HUT ke-81 RI, SMKN 1 Lambu Gelar Upacara Bendera dengan Khidmat di Sekolah
LAMBU — Satuan pendidikan SMKN 1 Lambu menyelenggarakan Upacara Bendar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026. Pelaksanaan upacara ini merujuk pada Surat Edaran Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor: 800/3034.UM/08/Dikpora/2026 tentang Imbauan Pemasangan Atribut Kemerdekaan dan Pelaksanaan Upacara HUT RI ke-81.
Sesuai arahan dalam surat edaran resmi yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Dikpora NTB, Dr. Drs. H. Samsul Hadi, M.Pd, sekolah diimbau menyemarakkan Bulan Kemerdekaan dengan mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Instruksi tersebut mencakup dua poin utama:
-
Pemasangan Atribut Kemerdekaan: Memasang bendera Merah Putih, umbul-umbul, spanduk, serta ornamen dekorasi bernuansa Merah Putih di lingkungan sekolah sepanjang 1 hingga 31 Agustus 2026.
-
Pelaksanaan Upacara Bendera Mandiri: Menyelenggarakan upacara secara mandiri pada Senin, 17 Agustus 2026 mulai pukul 07.30 WITA dengan mengenakan pakaian seragam sesuai ketentuan.
Suasana peringatan HUT RI tahun ini terasa spesial karena seluruh jajaran dewan guru SMKN 1 Lambu bertindak langsung sebagai petugas upacara. Sementara itu, posisi Pembina Upacara dipercayakan kepada Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan, Bapak Mikraj, S.Pi.
Dalam amanatnya, Mikraj, S.Pi. mengingatkan seluruh peserta upacara mengenai pentingnya mengisi kemerdekaan setelah 81 tahun berlalu sejak proklamasi dinyatankan oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta. Ia menekankan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi mengangkat senjata, melainkan diwujudkan melalui karya, disiplin, serta persatuan.
Mikraz secara khusus memberikan penekanan bagi siswa dan guru:
-
Bagi Siswa: Perjuangan diwujudkan dengan belajar tekun, menjunjung tinggi kejujuran, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi tindakan negatif seperti bullying, narkoba, dan penyebaran berita bohong (hoaks). Siswa dituntut menguasai teknologi dan ilmu pengetahuan untuk membanggakan bangsa.
-
Bagi Pendidik: Tugas utama pendidik adalah mencetak generasi penerus yang cerdas secara intelektual serta memiliki karakter Pancasila, berintegritas, dan berempati tinggi.
Rangkaian upacara ditutup dengan seruan semangat merdeka untuk memperkuat rasa kebangsaan, merawat keberagaman, dan terus berkontribusi demi kemajuan Indonesia. Seluruh jalannya kegiatan berlangsung penuh khidmat, tertib, dan sesuai dengan regulasi edaran yang ditetapkan.






-100x100.png)